P
ada hari Jumat, 24 Juli 2026, seluruh warga sekolah SMPN 2 Ciamis kembali menggelar kegiatan pembiasaan pagi yang bertepatan dengan agenda pada tanggal genap. Sejak bel pagi berbunyi, suasana sekolah tampak penuh semangat dan antusiasme dengan berkumpulnya para siswa, guru, serta staf di lapangan utama. Mengawali rangkaian acara, seluruh peserta mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat dengan gerakan yang energik dan ceria, menebarkan energi positif ke seluruh penjuru sekolah. Tidak berhenti sampai di situ, kemeriahan dilanjutkan dengan senam aerobik yang dipandu dengan ritme musik cepat, mengajak seluruh warga sekolah bergerak aktif untuk membakar kalori, menjaga kebugaran fisik, serta melepas penat sebelum memulai proses pembelajaran.
Setelah rangkaian senam yang menyegarkan tubuh selesai dilaksanakan, seluruh siswa bersama wali kelas masing-masing diarahkan menuju area kelasnya untuk melanjutkan ke agenda pemeliharaan lingkungan. Suasana gotong royong dan kekeluargaan sangat terasa saat para siswa membagi tugas tanpa ragu; ada yang menyapu lantai, membuang sampah, mengelap kaca, hingga merapikan papan tulis dan meja belajar. Kebersihan dalam ruang kelas menjadi prioritas utama agar tercipta suasana belajar mengajar yang bersih, sehat, ramah, dan nyaman. Keceriaan tetap terjaga diiringi gelak tawa dan kerja sama yang erat, mencerminkan rasa memiliki dan kepedulian yang tinggi dari para siswa terhadap ruang belajar yang mereka gunakan setiap hari.
Tidak hanya fokus pada kebersihan di dalam ruangan, perhatian warga SMPN 2 Ciamis juga tertuju pada area hijau di luar kelas. Para siswa secara aktif menyiram berbagai jenis tanaman hias dan vegetasi yang ada di pot maupun taman depan kelas mereka agar tetap segar dan tumbuh subur. Selain menyiram, mereka juga menata ulang letak pot-pot bunga, mencabut rumput liar, serta merapikan dedaunan yang gugur demi mempercantik tampilan estetika koridor sekolah. Melalui rangkaian kegiatan pembiasaan di Jumat pagi ini, SMPN 2 Ciamis tidak hanya berhasil menjaga kebugaran jasmani seluruh anggotanya, tetapi juga berhasil menanamkan karakter cinta lingkungan, rasa tanggung jawab, dan budaya kerja bakti yang kokoh dalam diri setiap siswa.




